” menikahlah denganku, aku tidak akan menjanjikan kebahagiaan yang macam macam, tapi aku akan selalu menemanimu dalam keadaan apapun. maafin aku selama ini ” ucapnya lagi sambil masih tetap memelukku
” iya, jangan pergi lagi…”
aku bahagia, semua rasa sakit dulu tiba tiba terlupa. dia memberi rasa nyaman yang luar biasa.
” kau tahu siapa yang memberi tahuku kalau kamu suka banget ujan ujanan?? “
” siapa? “
” ibumu, beliau juga yang menyadarkan aku waktu itu untuk tidak menyakiti kamu “
” gimana kamu bisa ketemu ibuku??? “
” ups! itu rahasia… seorang lelaki akan melakukan apa saja untuk mendapatka wanita yang dia cinta “
” dan seorang wanita harus menunggu bahkan sakit untuk mendapatkan kebahagiaan yang diimipikannya??? “
” mungkin…”
dan inilah cara takdir, berjalan dengan caranya, terkadang kita harus rela sakit, berkorban dan menunggu dalam waktu lama dan dalam ribuan gerimis, hingga sampai pada satu takdir bahagia, takdir di bawah satu gerimis ini.
-selesai-