Feeds:
Tulisan
Komentar

Maaf

Mungkin ini memang salah, tapi aku tahu apa yang terbaik. Semua sudah terlanjur terjadi. lalu mau apa lagi???!!!!

seharusnya memang tidak diawali, agar tak ada yang saling terluka. Aku tidak tahu bagian dari apa ini??? aku benar benar tidak tahu. Aku belum pernah ada dalam keadaan ini sebelumnya…

aku bingung…

sesuatu memaksaku untuk diam..

bahkan pergi…

bagaimana?????????????

cloudy day

Sesekali lihatlah hatiku..

jangan kau dengar saja ucapku..

mulut tak selalu berkata jujur…

aku sesak…

aku lelah…

semua memenjarakan rasa ini, membatasi gerak hatiku

siapa peduli???

aku tak punya appun untuk diriku, cukup kubahagiakan hatiku dengan ucapku

bair saja menyakitkan…

toh akan lebih baik jika benci itu meraja…

aku memang tidak tahu…

aku terlalu buta untuk melihat hati…

tapi aku cuma ingin diriku…

seutuhnya…

bukan karena siapa siapa

aku benci dalam keadaan ini,

keadaan yang menyakitkan ini…

apa harus ada air mata lagi????

cukup!!!!!!!!

november 2009

Apakah Itu Cinta???

Jika itu  cinta

Harusnya aku merasa bahagia

kudengar degup jantungku di kramaian

atau mimpi indah di malam hari

Namun tak juga kurasa getarnya

Jika itu cinta

Harusnya aku berlari di bunga-bunga

membaca sajak indah yang kucipta

lalu terbang bersama rasa

namu entah mengapa aku tetap tak berdaya

Jika itu memang cinta

semestinya aku percaya

ada rindu yang menyakitiku

lalu tersudahi cukup dengan hangat bayangmu

Tapi jika iyu bukan cinta

mengapa akumusti tersiksa

ketika jarak berbicara

ketika wakyu jadi penentu

dan saat kau berlalu

mengapa aku musti menangisimu…….??

PDKT OK

  1. Kenali tipe apa dia. Playboy, perayu, anak mama, petualang, dll. beda tipe beda cara pendekatanya.
  2. Eksis. Yang penting dia tau keberadaan kamu dan dia tau kamu tertarik sama dia. Tapi jangan berlebih.
  3. Keep smile. Berikan senyum terbaikmu tentunya yang paling tulus dari hati. biarin dia ngrasain n kebawaampe mimpi.
  4. Pergi dan datang tiba-tiba. Jangan terkesan mengejar. Biar dia penasaran. kalau dia nyariin berarti dingerespon kamu.
  5. Jadi diri sendiri. Boleh ngakuin yang terbaik tapi jangan sampai nglakuin hal yang ga kamu banget.
  6. Tulus. Sesuatu yang tulus bakal terpancar dan terasa. bisa kita liat nanti impactnya. kalaupun mamtinya ga dapet kita udah siap n ga bikin kita kecewa.
  7. Selamat mencoba…. ^_^

Kalau Lamu Abis Putus..

  1. Jangan sering-sering buka FB or FSnya. Bakal gondok abis kalo liat dia dah da gebetan baru.
  2. Have fun with your friend. kalau biasanya lupa ma mereka kini waktunya ngabisin waktu ma mereka.
  3. Tulis daftar kejelekan dia dan bersyukur bisa jauh dari dia.
  4. Habiskan waktu ma keluarga. Tempat yang nyaman n ga bakal nolak dengan apa adanya kita.
  5. Jauhkan barang-barang yang bisa ngingetin dia.
  6. Lakukan hal yang dia larang dulu. potong rambut,ketawa cekakan, makan coklat berlebihan, dll.
  7. Nyanyi lagu2 penyemangat.
  8. Buka peluang buat orang-orang yang dulu pernah ngejar-ngejar kamu tapi kamu abaikan dulu.
  9. Selamat mencoba…….

Selamat Datang Hari

Dan hari berganti lagi….

mengukir ribuan cerita

membungkus setiap kenangan…

meninggalkan jutaan detik penuh makna

yang terjadi bagai angin lembut

sejuk terasa…. namun tak sanggup tergenggam..

Hingga langkah hendak berlari

mengejar waktu yang tak peduli..

Dan hari ini

saat mentari jingga memendar bias hangatnya..

kupastikan ada aku dengan baruku

ada lembar putih yang hendak kugores dengan tinta warna warni

dan kukenang tiap lembar temaram

juga merah muda yang sempat tercipta

selamat datang bahagia..

terima kasih..

karrena hidupku teramat sempurna

Bogor ‘09

Waktu…

berjalan lagi.. berputar lagi…

aku lelah..

tubuhku leleh otakku lelah juga hati….

lelah mengejar, berlari juga sembunyi juga ingkar dari nyata.

Setiap detaknya hanya ranjau ranjau yang siap meledak.

aku masih sanggup berdiri dengan tegak

sebelum galau benar.

setiap saat hanya galau yang setia lalu mencipta dilema

aku benci berada pada dilema ini..

sangat benci…

apa masih ada satu ruang kosonguntuk sendiri

untuk mencari dan memulai semua ari awal

aku ingin pergi dari suatu yang memojokkanku.., mendesakku pada pilihan2 sulit bahkan tanpa pilihan….

aku lelah…

Tentang Dia

Langit memerah, semerah wajah manisnya, membuatku enggan beranjak dari dekatnya. Senyum tipisnya tersungging, membuatku diam-diam mencintainya lagi. Dia teramat berharga untuk kusiakan, untuk kubiarkan berlalu. Aku terpaksa menutupi perasaanku, cintaku padanya, aku tidak mau lagi mencintainya, lalu menyakitinya lagi.

Dia masih trsenyum, matanya riang menatap senja. dia terlihat bahagia hari ini, pantai membuatnya mengeluarkan sisi kekanakannya. Dan mukaya kembali merah semerah senja, saat tanpa sengaja, pandangan kami terpaut.

” Kamu seneng hari ini? “, Ucapku pelan.

” Iya “, jawabnya singkat. Dia tidak pernah mau bicara banyak denganku. Entah kenapa.

Hari ini kami bertemu lagi, setelah beberapa tahun dia mengundurkan diri dari hidupku. Aku tahu dia sakit hati waktu itu, sangat sakit. Saat aku katakan padanya aku lagi pedekate sama satu gadis d kampus. Suaranya luruh kudengar dari seberang telepon, terbayang olehku tangisnya sesudah itu. Sebenarnya aku tak ingin melepaskannya, aku ingin tetap dekat, aku masih ingin menempatkn dia juga di hatiku, menemani hari-hariku, tapi dia menolak, dia memilih berlalu dan menyimpan kenangan kami dalam hatinya, mungkin.

Aku sedih sebenarnya, aku masih menginginkannya lebih dari yang dia tahu. Tapi aku tidak bisa memaksanya, tidak boleh lebih tepatnya. dia juga tidak memaksaku, dia juga tidak memaksaku, dia tidak menuntutku karena telah membuatnya jatuh cinta dan menggantungkan perasaannya lalu aku meninggalkannya begitu saja. dan dia hanya diam, setuju dan berlalu.

Beberapa tahun  tanpanya, membuatku merindu. Dia aneh bagiku, lucu, kekanakan, tapi kadang dewasa. Kadang nampak polos, kadang penuh ide dan mempesona. Kadang galak tapi juga bisa lembut. Dia begitu kompleks, semua lengkap terangkum dalam raganya yang manis.

Semua yang ada padanya membuatku tertarik dan tak menyiakannya sewaktu dia menghubungiku kembali. Aku susah payah mengajaknya bertemu di sini, dia sudah menolak, mengabaikan semua sms, telepponku, semuanya. Tapi entah apa yang membuatnya luluh pada akhirnya dan memutuskan mau bertemu denganku hari ini.

Aku tahu matanya masih menyimpan rindu.  Rindu yang dalam. Dia juga masih seperti dulu, belum berubah. dan perasaanku juga sama dengannya.

” Kita pulang yuk…!”, ajakku.

” Iya, hampir malam nih “, ucapnya pelan.

Kami berjalan beriringan, tangannya meminta untuk digenggam, namun aku tidak mau menggandengnya aku lebih senang berpenampilan angkuh di depannya, membuatnya penasaran dan dia juga diam tidak pernah mempermasalahkan cerita beberapa tahun silam

Kami berpisah saat sampi di depan rumahnya. Ingin rasanya mencium keningnya seperti dulu. Tapi lagi lagi angkuhku tak sanggup melakukannya.

Sebenarnya bukan angkuh, semua yang kulakukan, kekakuanku ini hanya satu cara untuk menghindar dari cinta. agar aku atau dia tak lagi jatuh cinta. aku tidak tahu perasaannya saat ini. aku hanya bisa membaca dari matanya, melihat tingkahnya. Dia juga terlihat angkuhnamun aku tahu dia masih mencintaiku sebesar aku mencintainnya atau lebih besar aku atau cintanya yang lebih besar? aku tidak tahu dia juga tidak tahu. Kami tidak pernah membicarakannya, entah kenapa..?!

Aku tidakingin dia mencintaiku lagi lalu terluka lagi. aku tidak mau lagi menyakitinya. Tapi tentunya aku salah, aku telah memintanya ada di sini, bertemu dan melepas rindu. Dan itu akan menguak lagi perasaan diantara kami. Aku tahu dia rapuh, mudah jatuh cinta. Harusnya kubiarkan saja dia dengan bahagianya, toh aku sendiripun juga telh bahagia. Hanya saja aku merindu, merindukan sosok yang diam-diam kukagumi.

” Ya udah, makasih ya buat hari ini “, ucapnya perlahan, menyunggingkan senyuman manis.

” sama-sama, aku seneng hari ini.. makasih ya..”.

Dia berlalu, bayang wajahnya bergelayut di pelupuk mata, memberatkanku untuk melihat, sadar dengan kenyataan bahwa aku dan dia telah termiliki, kami punya hidup masing-masing. Semoga pertemuan ini tak membuat apa-apa. Karena aku dan dia tak ingin memilih.

Dan Ternyata

By kerispatih

Kulukiskan lagi..

sebuah ingatan..

yang mungkin tlah terlupakan

jauh dulu…

Kau sapa hangat hadirku mengungkap kebahagiaan

yang terpendam

sejenak penuh arti…

mungkin kita tak harus jadi satu

tapi cukup bagiku…. kehadiranmu….

Dan ternyata…………..

Kau sanggup mengurung rasaku

tuk beremu lagi denganmu

dan ternyata…….

perpisahan dulu… mungkin itu luka…

namun ku tetap…

menjaga….

mengenang dirimu….

dihatiku….

Dan ternyata INDAH…..

Pada malam ini

Tulisan Sebelumnya »